Kamis, 05 Februari 2009

MUSLIM DAN ILMU PENGETAHUAN MODERN

Kedudukan ilmu pengetahuan dalam diri seorang muslim menempati posisi yang sangat intim, ketika seorang muslim itu menginginkan kehidupan menjadi lebih bermakna. Dimana ilmu pengetahuan adalah suatu akses jalan yang begitu jelas yang bisa dilaluinya untuk menuju ma'rifatulloh serta hikmah yang merupakan ruh dari umat islam itu sendiri. Penguasaan ilmu pengetahuan juga sebagai bukti bahwa umat islam adalah sebaik-baik umat yang ada di bumi.


Tinjauan agama sendiri sudah jelas, dalam suatu ayat dijelaskan bahwa Allah akan meninggikan derajat orang-orang beriman serta derajat orang-orang yang menuntut ilmu. Hikmah dari pengumpulan kata; orang-orang beriman dan kata orang-orang penuntut ilmu dari penggalan isi ayat diatas ialah bahwasanya keduanya memiliki keterkaitan satu sama lain. Orang-orang yang beriman artinya orang-orang yang yakin, percaya akan aqidah tauhidullah. Sedang keyakinan dan kepercayaan yang kuat dalam hati ditimbulkan oleh pengetahuan yang mendalam dari seorang yang berilmu tentang apa yang diyakini.


Pengetahuan yang mendalalam disini tidak harus dengan cara melihat secara langsung kepada apa yang diyakini, tetapi bisa dengan cara merasakan ada-Nya, merasakan kekuatan-Nya, yang itu semua bisa didapat dari perenungan alam semesta. Hal ini seperti apa yang dikatakan oleh Rosululloh, ketika salah seorang sahabat beliau bertanya tentang wujud Allah. Rosulullah menjawab, jikalau ingin mengerti tentang Allah maka lihatlah apa yang diciptakan Allah.


Perenungan terhadap ciptaan Allah adalah aktifitas berpikir tentang gejala keadaan alam serta sifat dan tabiat alam. Ketika tingkat pencapaian ilmu pengetahuan telah sampai pada tingkat tinggi, maka seorang yang alim itu akan mulai sadar tentang fakta-fakta penciptaan, mereka akan sadar betapa lemah dan keterbatasan akalnya, mereka juga akan segera tersadar akan adanya kekuatan maha dahsyat yang mengendalikan alam semesta semua ini. Dan akhirnya mereka akan semakin yakin tentang Allah. Begitu juga imannya yang terus menerus bertambah.


malang 6 januari 2009